Servis AC Berapa Bulan Sekali Bagusnya? 3 Bulan atau 1 Tahun

Kegiatan servis AC merupakan suatu hal yang wajib dilakukan agar performanya tetap dalam kondisi optimal.

Punya AC yang berfungsi normal tentunya adalah keinginan tiap orang. Hanya saja untuk mempertahankan itu dibutuhkan upaya pemeliharaan secara berkala.

Namun kebanyakan diantara pengguna AC masih belum tahu tentang upaya pemeliharaan AC dan kapan waktu terbaik untuk servis. Apakah itu 3 bulan atau 1 tahun sekali.

Padahal ini merupakan suatu hal yang wajib diketahui oleh orang-orang yang menggunakan AC di rumahnya.

Kebetulan pada artikel kali ini kami akan sedikit mengulas tentang bagaimana melakukan pemeliharaan AC yang baik dan benar serta rekomendasi kapan waktu terbaik untuk di servis.

Servis AC

Pada dasarnya tindakan pemeliharaan AC tak hanya seputar pembersihan bagian luarnya saja, tetapi juga bagian dalamnya.

Untuk pembersihan area luar, Anda sendiri pun bisa melakukannya dengan mudah. Namun untuk bagian dalamnya memang harus dilakukan oleh tenaga yang sudah ahli.

Lantas, kapan sebaiknya servis AC dilakukan? Mari kita sama-sama simak penjelasan lengkapnya berikut ini:

Kapan Sebaiknya Servis AC Dilakukan?

Pertanyaan semacam ini seringkali jadi bahan pembicaraan di kalangan pengguna AC yang masih awam. Baiklah, disini kami akan memberikan jawaban sebaik mungkin.

Secara normalnya, AC rumah maupun kantor baiknya dilakukan servis sekitar dua atau tiga bulan sekali. Tetapi sebenarnya intensitas servis ini bergantung pada dua hal, yaitu:

1. Intensitas penggunaan AC

AC yang intensitas penggunaannya lebih sering tentu memiliki risiko mengalami kerusakan yang lebih besar. Ini karena semakin sering AC digunakan maka semakin sering pulalah mesin AC bekerja.

Sehingga dalam hal ini perlu dilakukan servis AC rutin yang jangka waktunya lebih cepat. Entah itu tiga bulan, dua bulan, atau mungkin sebulan sekali.

Lain halnya dengan AC yang jarang digunakan, jangka waktu servisnya mungkin bisa lebih lama. Baik itu enam bulan sampai setahun sekali.

2. Kadar polusi di dalam ruangan.

Perlu diketahui juga bahwa semakin banyak polusi udara yang terdapat di ruangan, maka semakin keras pulalah kinerja kompresor pada AC. Intinya kompresor akan dipaksa bekerja secara maksimal.

Apabila kondisi ini dibiarkan untuk jangka waktu yang lama, maka dapat dipastikan bahwa jangka waktu Anda untuk servis AC lebih cepat.

Begitu pula sebaliknya, ruangan yang bersih dari polusi udara tentu jangka waktu servisnya lebih lama.

Adapun jenis polusi yang biasa ditemukan di ruangan berupa debu, asap rokok, asap pembakaran, dan sebagainya. Ini juga lah alasan mengapa Anda tak boleh merokok di ruangan ber-AC.

Dampak Tidak Pernah Servis AC

Akibat terburuk dari AC yang jarang atau bahkan tidak pernah diservis adalah menumpuknya kotoran di bagian vital semacam filter udara dan kondensor.

Apabila tak dibersihkan maka akan menurunkan performa AC sebesar 5%. Ini tentu saja akan membuat AC tak lagi mampu mendinginkan ruangan secara maksimal layaknya saat AC dalam keadaan bersih.

Jika terlalu lama dibiarkan, maka akan memberikan dampak serius. Baik kepada AC Anda maupun bagi kesehatan Anda sendiri.

Pentingnya Servis AC 3 Bulan Sekali

Terdapat beberapa hal mengapa kita harus melakukan servis AC rutin minimal 3 bulan sekali, yaitu sebagai berikut:

1. Memastikan udara tetap bersih

Tentunya Anda paham betul bukan bahwa udara bersih sangat penting bagi kesehatan. Begitu pun sebaliknya, udara yang tercemar akan berdampak buruk bagi kesehatan jika terlalu lama dibiarkan.

Seperti yang kita tahu bahwa salah satu fungsi AC adalah menyaring partikel dan debu sehingga udara yang dihirup lebih sehat.

AC yang tidak dibersihkan secara teratur membuat kotoran dan debu menempel di Evaporator. Ini mengakibatkan AC menghasilkan udara yang tidak sehat.

Biasanya bakteri yang sering muncul di AC kotor adalah Legionnella. Jika terlalu lama di AC maka akan menimbulkan penyakit Pneumonia bagi pengguna AC.

Gejalanya ditandai dengan demam, batuk-batuk, dan disertai sesak napas.

2. Meminimalisir Kebocoran

Kotoran, bakteri, dan jamur yang terlalu lama menumpuk di pipa Evaporator akan menghasilkan endapan yang dapat menyumbat saluran pembuangan AC.

Tertutupnya saluran pembuangan inilah yang juga jadi penyebab utama terjadinya kebocoran pada AC. Endapan yang paling parahnya itu ketika ia sudah membentuk gel.

Maka dari itu, usahakan untuk senantiasa membersihkan AC Anda agar terhindar dari masalah kebocoran AC.

3. Menjaga AC tetap dingin

Terlalu banyak kotoran dan debu yang menempel pada filter akan membuat fungsi penyaring udara terganggu.

Ketika filter udara tak lagi mampu menampung kotoran, maka kotoran tersebut akan jatuh dan menempel di pipa Evaporator.

Akibatnya uap dingin tak akan tersebar secara maksimal oleh kipas atau Fan. Inilah alasan mendasar mengapa sering ditemukan kasus AC tidak dingin.

4. Tagihan listrik hemat

Kinerja AC juga pada dasarnya mempengaruhi konsumsi listrik yang digunakan.

Apabila AC terlalu lama dibiarkan dalam keadaan kotor, otomatis mesin yang ada di dalamnya akan bekerja lebih berat dan membuat Ampere-nya semakin besar. Jika dibiarkan maka dapat membuat tagihan listrik Anda membengkak.

Dalam kurun waktu satu sampai dua tahun mungkin AC masih berfungsi normal. Namun jika sudah di atas dua tahun akan memunculkan berbagai permasalahan lain.

Untuk itu, dengan melakukan pencucian atau Service AC secara rutin, maka akan mengurangi energi listrik yang dibutuhkan. Ini jelas akan menghemat tagihan listrik Anda.

5. Menjadikan AC lebih awet dan tahan lama

Dampak positif lain dari rutin servis AC adalah umur AC yang semakin lama. Apalagi jika tiap ada masalah pada AC langsung segera memanggil jasa servis AC.

Tindakan ini jelas sangat meminimalisir kemungkinan AC rusak di kemudian hari. Maka dari itu, jika ingin AC Anda bertahan lama, lakukanlah servis rutin minimal tiga bulan sekali.

Komponen yang Paling Sering Diperiksa Saat Servis AC

1. Kompresor/Komfersi (Tabung Besar)

Bagian ini berfungi memompa gas Refrigeran serta membentuk dua area tekanan yang berbeda, yaitu tekanan tinggi dan rendah.

Apabila terjadi kasus AC tidak dingin, maka komponen yang patut diperiksa adalah kompresor.

2. Recervoir (Tabung Kecil)

Komponen ini fungsinya untuk menyimpan gas dari kondensor sebelum dialirkan ke Compressor.

3. Pipa Kapiler

Bagian pipa kapiler tugasnya menurunkan tekanan Refrigeran dan mengatur aliran Refrigeran menuju Evaporator.

Bisa dibilang fungsinya sangat vital karena pipa kapiler ini menghubungkan dua bagian tekanan berbeda, yaitu tinggi dan rendah.

Sebelum Refrigeran bertekanan tinggi melewati pipa kapiler, terlebih dahulu akan diturunkan tekanannya.
Penurunan tekanan inilah yang membuat terjadinya penurunan suhu sehingga didapatkan suhu terendah.

4. Kondensor (Penguapan)

Ringkasnya, kondensor merupakan alat yang berfungsi sebagai penukar kalor, menurunkan suhu Refrigeran, dan mengubah wujud Refrigeran dari bentuk gas jadi cair.

Umumnya kondensor AC menggunakan udara sebagai media pendinginnya. Kalor yang ada di Refrigeran dilepaskan ke udara bebas dengan bantuan Fan motor.

Pipa kondensor memang sengaja dibuat berliku dan dilengkapi sirip untuk mempercepat proses pelepasan kalor.

Untuk itu, pembersihan sirip-sirip pada pipa kondensor sangat penting dilakukan agar perpindahan kalor Refrigeran tidak terganggu.

Sirip kondensor yang kotor akan mengakibatkan penurunan performa kinerja AC yang membuatnya jadi tidak dingin.
Masalah AC yang mengeluarkan angin panas ketika digunakan, bisa saja terjadi karena permasalahan di kondensor.

5. Evaporator (Pengembunan)

Evaporator fungsinya untuk menyerap dan mengalirkan udara panas dari dalam ruangan ke Refrigeran. Dimana wujud cair Refrigeran akan berubah wujud menjadi gas setelah melewati pipa kapiler.

Singkatnya, Evaporator adalah komponen yang fungsinya sebagai penukar panas.

Udara panas di dalam ruangan akan diserap oleh Evaporator dan masuk melewati sirip-sirip pipa sehingga suhu udara yang keluar nantinya menjadi lebih rendah atau dingin.

Nah, proses sirkulasi udara ini diatur oleh Blower Indoor.

6. Filter Dryer

Bagian ini fungsinya menyaring sisa-sia kotoran berupa gas, oli, debu, dan sebagainya.

Terlalu banyak tumpukan kotoran di bagian ini tentu saja akan membuat performa AC menurun dan kurang maksimal dalam mendinginkan ruangan. Maka dari itu, bagian ini sangat penting untuk selalu dibersihkan secara rutin.

7. Blower

Perlu diketahui bahwa Blower merupakan komponen AC yang terletak di Indoor. Bentuknya seperti tabung bersirip yang fungsinya menyirkulasikan udara dalam ruangan ke Evaporator maupun sebaliknya.

Intinya Blower ini akan terus bekerja hingga suhu udara di dalam ruangan sesuai dengan pengaturan yang ada di Remote Control AC.

8. Fan

Kipas atau Fan ini terletak di Outdoor. Fungsinya tak lain ialah mendinginkan Refrigeran pada kondensor. Baik Blower maupun Fan masing-masing digerakkan oleh dua motor listrik yang berbeda.

Ciri AC yang Harus Diservis

1. Ketika AC mengeluarkan udara panas

Seperti yang kita ketahui bahwa fungsi AC adalah menyejukkan ruangan. Tentunya akan sangat ganjil jika udara yang dikeluarkan justru hangat atau mungkin panas.

Jika mengalami permasalahan ini, tentu saja Anda harus mencari jasa servis AC terbaik agar pendingin ruangan fungsinya bisa kembali seperti semula.

2. Sirkulasi udara yang tidak maksimal

Sirkulasi udara yang tidak maksimal pada AC tentunya akan membuat udara di ruangan jadi terasa kurang dingin.

Permasalahan ini bisa saja timbul akibat kerusakan pada bagian kompresor, gangguan pada pipa, atau akibat ada sumbatan debu maupun kotoran di saluran AC.

Nah, agar kerusakan tak bertambah parah, maka perlu memanggil jasa cuci dan servis AC yang bisa diandalkan untuk memperbaikinya.

3. AC mengeluarkan bau tidak sedap

Umumnya pada beberapa kasus, sumber dari bau yang tidak sedap di AC berasal dari penumpukan debu dan kotoran.
Penumpukan ini tak jarang memunculkan berbagai macam bakteri yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Tentu saja hal ini akan berbahaya jika dibiarkan terus-menerus. Sebab dampak buruknya bukan hanya pada AC, tetapi juga bagi kesehatan penggunanya.

Maka dari itu, sangat penting untuk segera menghubungi jasa servis AC profesional agar permasalahan ini bisa segera teratasi.

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang berapa bulan sekali bagusnya servis AC. Mudah-mudahan apa yang kami sampaikan ini bisa bermanfaat bagi Anda sekalian. Khususnya dalam hal jangka waktu lamanya AC diservis dan beberapa hal tentang Service AC.