Isi Freon AC (R22, R32, R410), Fakta, dan Harganya yang Bisa Cicil 0%

Kegiatan isi Freon AC baik tipe R22, R32, atau R410 ialah tindakan pengisian yang dilakukan guna menjaga agar jumlah Freon atau Refrigerant di dalam AC tercukupi.

Peranan Freon sendiri cukup penting, yaitu menciptakan hawa sejuk agar dapat mendinginkan udara di dalam ruangan.

Intinya ia sebagai Fluida yang menyerap beban pendingin ruangan atau tempat khusus yang ingin dibuat sejuk udaranya.

AC yang kekurangan Freon tentu saja suhunya tak akan dingin seperti saat AC dalam keadaan normal.

Sehingga wajar saja jika komponen ini seringkali menjadi salah satu bagian dari tips merawat AC agar tetap awet dan tahan lama.

Untuk informasi yang lebih lengkap seputar isi Freon AC, fakta, dan harganya bisa cicil 0%, yuk simak penjelasan berikut ini.

Isi Freon AC

Perlu Anda ketahui bahwa Freon merupakan salah satu komponen AC yang cukup awet. Bahkan jika tak ada kerusakan dan dilakukan perawatan yang baik, masa pakainya bisa sampai lima tahun lebih.

Jadi jangan langsung percaya jika ada teknisi servis yang tiba-tiba menawari Anda mengisi Freon dengan klaim bahwa AC Anda kekurangan Freon.

Hati-hatilah terhadap teknisi yang kurang kredible atau Freelance perorangan. Sebab ada trik khusus untuk melonggarkan katup Freon sehingga dibiarkan terbuka dan menjadi bocor halus.

Akibatnya Freon AC Anda jadi cepat habis dan harus diisi kembali. Kejadian tersebut akan terus berulang dan tentu saja sangat menguntungkan teknisi dari pengisian Freon.

Sistem kerja AC sifatnya tertutup, jadi dalam kondisi baik tak ada kemungkinan bahwa Freon harus diisi kembali dalam waktu singkat.

Pada dasarnya Freon sangat jarang sekali habis. Umumnya yang jadi alasan logis mengapa AC perlu isi Freon adalah:

  • Terdapat kebocoran pipa
  • Pipa Freon bermasalah
  • Penggunaan sudah melebihi lima tahun.
  • Pengerjaan masalah AC seperti kompresor macet, filter tersumbat, dan rusaknya salah satu komponen AC sehingga mengharuskan pembongkaran.

Jika mendapati alasan isi Freon AC selain daripada ini, maka sudah jelas bahwa teknisi yang memperbaiki AC Anda culas.

Pengertian Freon

Freon merupakan salah satu senyawa alifatik sederhana yang dipakai dalam kegiatan perdagangan dan industri.

Freon sendiri adalah nama merek dagang yang terdaftar di E.I du Pont de Nemours & Company dengan kandungan Klorin, Hidrogen, dan Bromin.

Adapun sifat-sifat umumnya antara lain:

  • Berbentuk cair atau gas
  • Tidak berwarna
  • Ada yang mudah terbakar dan ada yang tidak
  • Tidak berbau

Perbedaan Jasa Tambah dan Isi Freon AC

Tambah Freon adalah tindakan penambahan isi Freon yang sebelumnya sudah ada di AC. Sedangkan Isi Freon adalah pengisian ulang Freon mulai dari benar-benar kosong.

Simpelnya, tambah Freon untuk mencukupkan Freon yang sebelumnya sudah ada di AC. Sedangkan isi Freon lebih kepada mengisi mulai dari nol atau sama sekali tidak ada sisa Freon di AC.

Haruskan Dilakukan Isi Ulang Freon AC Secara Rutin?

Secara garis besarnya tidak. Prinsip kerja AC rumah kurang lebih sama dengan AC mobil.

Jadi di bagian dalamnya ada kompresor yang berfungsi memompa gas Freon ke Evaporator di unit Indoor, lalu angin yang keluar dari kisi-kisi AC menjadi dingin.

Intinya gas Freon yang tersimpan di kompresor akan selalu berputar dalam putaran tertutup (Closed Loop). Dari kompresor lalu dipompa lagi ke Evaporator dan begitu seterusnya.

Maka dari itu, sangat kecil kemungkinan Freon akan keluar dari putaran tersebut kecuali ada kebocoran.

Kalaupun isi Freon AC menguap karena terkena panas, jumlahnya tak sebanyak yang dipikirkan. Sebab pihak pabriknya semacam Panasonic dan Daikin telah mempertimbangkan agar AC buatannya tak perlu isi ulang dalam kondisi pemakaian normal sampai seumur AC-nya.

Normalnya sih AC baru perlu dilakukan isi Freon ketika penggunaannya sudah lebih dari lima tahun. Jadi ketika waktu penggunaannya kurang dari itu, maka bisa dipastikan bahwa ada kebocoran.

Masalah yang Menyebabkan Harus Isi Freon AC

1. Kebocoran di pipa luar

Bocornya pipa luar atau pipa penghubung antara unit Indoor dan Outdoor bisa saja terjadi karena beberapa alasan, diantaranya yaitu:

  • Pipa yang digunakan berasal dari bahan murah dan tipis. Biasanya pipa yang bagus memiliki ketebalan 0,6 sampai 0,8 mm.
  • Campuran bahan pipa bukan dari tembaga murni sehingga mudah berkarat
  • Umur pipa sudah lebih dari 10 tahun
  • Kesalahan pada saat pemasangan sehingga pipa jadi retak, bocor halus, atau patah saat penekukan.

2. Kebocoran di pipa dalam

Kasus kebocoran pipa dalam seperti Evaporator sifatnya lebih kronis karena kadang sifatnya berulang dan bahkan tidak bisa sembuh total.

Evaporator yang bocor paling lama bertahan tiga bulan. Solusinya kalau bukan ganti Indoor-nya maka harus ganti AC keseluruhan.

Prinsipnya jika Evaporator AC bocor, maka di dalamnya sudah terjadi korosi. Meski dilas, kebocorannya pun akan merembet. Dilas di titik A, bocor lagi di titik B, dilas dititik B, bocor lagi di C. Pokoknya begitu sampai seterusnya.

Adapun untuk tingkat daya tahan Evaporator ini berbeda-beda tergantung merek dan tipe AC Anda. Namun hal yang biasa jadi penyebab mengapa Evaporator bocor yaitu:

  • Pemakaian yang sudah lama, biasanya melebihi lima tahun
  • Banyaknya tumpukan debu di Evaporator sehingga menyebabkan mudah korosi
  • Tekanan Freon yang terlalu Over

3. Kebocoran pada Flaring atau sambungan

Masalah bocor di sambungan pipa sebenarnya lebih mudah diperbaiki dibanding dua kebocoran sebelumnya.

Khusus masalah kebocoran di Flaring, umumnya hanya dua penyebabnya. Yaitu penggunaan pipa yang terlalu tipis dan kesalahan teknisi yang kurang kuat saat penyambungan sehingga isi Freon AC jadi keluar.

Tanda AC Mengalami Kebocoran

Indikasi yang paling umum ketika AC mengalami kebocoran adalah AC akan terasa kurang dingin atau bahkan tidak dingin sama sekali serta munculnya gumpalan bunga es di pipa.

Gumpalan es ini terbentuk akibat proses kondensasi, bahkan kadang mencair dan menetes dari Evaporator sehingga bocor di bagian Indoor.

Teknisi yang profesional tentunya bisa mendeteksi AC mana yang bocor hanya dari tekanan Freon-nya yang rendah.

Segera konsultasikan ke teknisi AC berpengalaman agar dapat menemukan masalah kebocorannya dari tiga jenis masalah kebocoran di atas.

Pastikan solusinya benar-benar tuntas, jangan hanya isi Freon AC dan berulang kembali di kemudian hari.

Tips Menghindari Kecurangan Teknisi Isi Freon

  • Apabila teknisi menyarankan tambah/isi ulang Freon, mintalah ia menjelaskan lebih lanjut kenapa harus dilakukan tambah/isi Freon AC.
  • Ketika isi Freon AC, sebaiknya mintalah ukuran tekanan volume isi Freon unit AC Anda sebelum diisi.
  • Setelah isi Freon AC selesai, mintalah untuk cek berapa tekanan volume Freon Anda. Jika tekanannya naik maka benar dia mengisi Freon.
  • Kontrol setiap pekerjaan teknisi sampai selesai
  • Jangan lupa untuk mengonfirmasi ulang harga yang disebutkan teknisi dengan pihak perusahaan. Ini untuk mengantisipasi adanya perbedaan harga.

Jenis Freon AC

1. Jenis Freon R22

Jenis satu ini punya potensi pemanasan perusakan Ozon sebesar 0.05 jika dibandingkan dengan jenis Freon lainnya yang Cuma bernilai 0. Hanya saja Freon jenis ini lebih sulit terbakar.

2. Jenis Freon R410A

Jenis ini umumnya lebih sering digunakan di tipe AC Inverter. Berbeda dengan Freon R22, Freon R410 cenderung tidak berpotensi merusak lapisan Ozon.

Hanya saja untuk potensi pemanasan globalnya memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan jenis R22. Hampir sama dengan R22, Freon R410A juga lebih sulit terbakar.

3. Jenis Freon R32

Freon jenis R32 tergolong masih anyar, sebab baru saja ditemukan oleh perusahaan asal Jepang, Daikin di tahun 2012. Namun mulai digunakan di Line up AC semenjak 2013.

Jika dibandingkan Freon R22 dan R410A, jenis ini lebih ramah lingkungan serta memiliki potensi pemanasan global yang lebih rendah.

Meskipun di lain sisi sifatnya lebih mudah terbakar, namun Freon jenis ini masih aman digunakan untuk AC dalam lingkup rumah tangga.

4. Jenis Freon R290

Freon jenis R290 sebenarnya memiliki potensi pemanasan global yang paling rendah dibandingkan jenis Freon lainnya.

Hanya saja karena angka indeks dinginnya yang rendah serta tingkat kemudahan terbakarnya cukup tinggi membuat banyak perusahaan AC enggan menggunakannya.

Biaya Isi Ulang Freon AC (Bisa cicil dengan bunga 0%)

Tipe Freon AC Jenis PK Harga
AC Split R22 0,5 PK – 1 PK Rp. 300.000
AC Split R22 1,5 PK – 2 PK Rp. 350.000
AC Split R32 0,5 PK – 1 PK Rp. 350.000
AC Split R32 1,5 PK – 2 PK Rp. 400.000
AC Split R410A 0,5 PK – 1 PK Rp. 390.000
AC Split R410A 1,5 PK – 2 PK Rp. 450.000
AC Casette Per PK Rp. 300.000

Biaya Tambah Freon AC (Bisa cicil dengan bunga 0%)

Tipe Freon AC Jenis PK Harga
AC Split R22 0,5 PK – 1 PK Rp. 150.000
AC Split R22 1,5 PK – 2 PK Rp. 225.000
AC Standing R22 Per PK Rp. 150.000
AC Split R32 0,5 PK – 1 PK Rp. 175.000
AC Split R32 1,5 PK – 2 PK Rp. 275.000
AC Standing R32 Per PK Rp. 175.000
AC Split R410A 0,5 PK – 1 PK Rp. 195.000
AC Split R410A 1,5 PK – 2 PK Rp. 300.000
AC Standing R410 Per PK Rp. 195.000
AC Casette Per PK Rp. 150.000

Catatan:

Perlu diketahui bahwa baik harga isi maupun tambah Freon di atas merupakan hasil rangkuman harga dari beberapa penyedia layanan jasa Service AC dan situs jual beli Online. Jadi dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi di tiap daerah.

Ciri-Ciri Isi Freon AC Anda Habis

1. Pipa AC tidak terasa dingin

Apabila mendapati pipa AC Anda tidak terasa dingin, maka itu bisa jadi tanda bahwa Freon di AC Anda sebentar lagi atau bahkan sudah habis.

Cek juga apakah ada bunga-bunga es yang bermunculan. Jika ada, maka patut diwaspadai karena kemungkinan AC Anda bocor sehingga Freonnya habis.

2. AC tak membuat suhu ruangan dingin

Pada dasarnya AC berfungsi menstabilkan suhu dan kelembapan udara. Bahkan dalam kondisi tertentu, AC dapat mengeluarkan hawa dingin yang membuat ruangan terasa sejuk.

Jadi apabila mendapati AC tidak dingin meskipun suhunya sudah diatur sesuai keinginan, maka bisa saja isi Freon AC habis.

3. Terjadinya kebocoran air

Ciri-ciri Freon yang sudah habis berikutnya adalah terjadi penggumpalan di bagian Evaporator AC dan terdapat kebocoran air.

4. Bagian luar AC tidak panas

Umumnya AC terdiri atas beberapa bagian, termasuk yang ditempatkan di luar rumah. Untuk itu, perlu dilakukan pengecekan juga di bagian ini.

Apabila udara di bagian luar AC tidak terasa panas, maka ini bisa jadi tanda bahwa isi Freon AC Anda sudah habis.

5. Lampu indikator berkedip

Bagi Anda yang belum tahu, AC punya indikator lampu Timer yang perlu diperhatikan.

Biasanya ketika lampu ini berkedip menandakan bahwa ada masalah pada beberapa komponen elektronik, tekanan Freon, atau kompresor AC.

Berkedipnya lampu disebabkan karena ada sinyal error yang diterima IC mikroprosesor dari sensor suhu, sensor pipa, maupun motor Fan.

6. Biaya listrik membengkak

Dalam kondisi tertentu AC mungkin masih dapat digunakan, namun kinerjanya membutuhkan usaha yang lebih ekstra dan butuh banyak energi listrik.

Sehingga wajar jika lama kelamaan tagihan listrik Anda membengkak karena ini. Maka dari itu, lakukanlah pemeriksaan Freon jika mendapati tagihan listrik Anda tiba-tiba naik.

7. Merasakan gejala keracunan

Freon pada dasarnya mengandung senyawa yang membahayakan bagi tubuh. Jadi berhati-hatilah jika Anda merasakan gejala keracunan seperti:

  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Iritasi di mata, tenggorokan, dan telinga
  • Mual
  • Batuk
  • Muntah

Senyawa ini umumnya tidak berwarna dan berbau, sehingga cukup sulit untuk mengetahuinya. Dianjurkan agar melakukan pengecekan secara rutin guna mengantisipasi terjadinya masalah ini.

Cara Menambah Freon Pada AC

Siapkan Peralatan yang Dibutuhkan

Umumnya beberapa peralatan yang seringkali dibutuhkan saat isi Freon AC yaitu:

  • Manifold Gauge ( alat yang fungsinya untuk mengukur tekanan)
  • Tang Ampere ( alat yang difungsikan mengukur arus kerja AC)
  • Kunci Inggris
  • Obeng
  • Refrigerant/Freon

Langkah Penambahan Freon AC

Langkah-langkah yang harus dilakukan ketika mengisi atau menambah Freon di AC antara lain:

  1. Nyalakan unit AC terlebih dulu
  2. Bawa semua peralatan tadi ke tempat unit Outdoor terpasang
  3. Tunggu sejenak hingga unit Outdoor menerima Supply dari unit Indoor
  4. Buka penutup terminal kabel Supply Outdoor dengan obeng
  5. Pasang tang Ampere ke salah satu kabel Power yang men-Supply unit Outdoor.
  6. Buka penutup Service Valve pada pipa besar (pipa tiga jalan) menggunakan kunci Inggris.
  7. Pasang selang Manifold tekanan rendah berwarna biru pada Service Valve pipa besar. Pastikan posisi selang warna biru di sebelah kiri Manifold.
  8. Pasang selang Manifold berwarna kuning pada tabung Freon. Usahakan posisi selang kuning terletak di tengah Manifold.
  9. Pastikan semua keran pada Manifold tertutup rapat
  10. Buka katup kerja pada tabung Freon
  11. Apabila Manifold yang dipakai bertekanan rendah (warna biru) dan tekanan tinggi (warna merah). Buka keran merah perlahan-lahan untuk membuat sedikit Freon. Selanjutnya tutup keran merah dengan rapat kembali. Tujuannya agar udara yang terjebak di Manifold bisa dibuang sepenuhnya sehingga sistem dapat sepenuhnya diisi Freon.
  12. Perhatikan tekanan pada jarum Manifold warna biru dan arus kerja kompresor yang dibaca tang Ampere. Umumnya standar tekanan normal untuk Freon R22 adalah 55-80 Psi. Adapun maksimal arus kerja pada AC bisa dicek di nameplate yang terletak di Outdoor AC.
  13. Usahakan jika mengisi Freon tidak sampai melebihi arus maksimal yang tertera di nameplate. Karena bisa membuat kompresor jadi Overload. Dianjurkan hanya mengisi Freon di bawah arus kerja maksimum yang tertera di nameplate. Misalkan suatu AC arus kerja maksimumnya 7.2 Ampere, maka kita hanya dapat mengisi sampai 6.8 atau 6.9. Ini bertujuan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi Overload.
  14. Apabila tekanan dan arus kerja AC kurang, maka perlu ditambahkan Freon ke sistem dengan cara membuka perlahan-lahan keran biru pada Manifold lalu tutup kembali setelah beberapa saat dalam waktu singkat. Ini agar sirkulasi AC tetap stabil dan Freon tidak cepat beku.
  15. Setelah pengisiannya selesai sesuai standar, tutup keran biru Manifold dan keran pada tabung Freon.
  16. Perhatikan beberapa saat lalu cek kembali tekanan dan arus kerjanya. Jika melebihi kapasitas maka kurangi tekanan dengan membuang sedikit Freon pada sistem AC.
  17. Lepas selang Manifold pada Service Valve dan tutup kembali Service Valve dengan penutupnya
  18. Jika sudah ampai tahap ini, maka proses isi Freon bisa dikatakan berhasil.

Penutup

Demikianlah penjelasan lengkap dari kamu seputar Isi Freon AC jenis R22, R32, R410, Fakta, dan harganya yang Bisa Cicil 0% . Semoga bisa menjadi tambahan wawasan untuk Anda sekalian dalam hal Service AC.