Fakta Cuci AC di 2021 dan Seberapa Pentingkah untuk Dilakukan

Cuci AC di tahun 2021 menjadi suatu hal yang sangat penting dilakukan guna menjaga performa kinerja AC Anda tetap optimal.

Selain itu, dengan sering melakukan cuci AC maka umurnya pun bisa lebih lama. Bahkan bisa menghindarkan Anda dari pembengkakan tagihan listrik.

Sayangnya hanya sedikit saja orang yang tahu betul akan manfaat sering cuci AC ini. Padahal jika sering dilakukan, akan membawa dampak yang baik bagi AC, diri Anda, dan juga bagi Budget Anda.

Maka dari itu, agar wawasan Anda seputar cuci AC bisa lebih bertambah. Dalam artikel kali ini saya akan membahas seputar fakta cuci AC dan seberapa pentingkah ia dilakukan.

Yuk simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Cuci AC

Pada dasarnya cuci AC merupakan tindakan pembersihan terhadap komponen yang ada di AC, baik itu berupa bagian Indoor maupun Outdoor.

Khusus bagian Outdoor, mungkin Anda yang pemula pun juga bisa membersihkannya.

Namun lain cerita dengan bagian Indoor, karena di dalamnya terdapat beberapa komponen vital maka wajib dilakukan oleh tenaga yang memang sudah ahli dan berpengalaman.

Apa itu Proses Cuci AC?

Sebagian dari Anda mungkin pernah mendapati bahwa di bagian belakang lemari maupun terdapat tumpukan debu yang kadang membuat geli sendiri.

Begitu pula yang terjadi di AC, baik itu di bagian dalam maupun luarnya juga terdapat debu karena sudah terlalu lama digunakan.

Ketika debu sudah mulai menumpuk, memang tampak luar debunya tidak terlalu kelihatan karena tersedot dan disaring di bagian dalam AC.

Tetapi jika Casing AC dibuka, di situlah Anda akan melihat bahwa ada banyak sekali tumpukan debu di dalamnya. Khususnya di bagian filter dan kipas.

Jika mendapati masalah ini, maka solusinya adalah memanggil tukang Service cuci AC. Nantinya petugas cuci AC ini akan mencopoti part-part dari AC lalu membersihkannya satu per satu.

Umumnya bagian AC yang tidak Water Proof akan dilindungi terlebih dahulu dengan plastik Cover AC. Nanti setelah selesai baru kemudian dipasang kembali seperti semula.

Kenapa Perlu Dilakukan Cuci AC?

Pada bagian dalam AC terdapat filter yang bentuknya semacam jaring-jaring. Filter ini berfungsi menyaring kotoran, debu, dan partikel kecil lainnya pada udara di ruangan.

Tumpukan debu ini jika dibiarkan akan membuat fungsi penyaringan udara pada AC jadi kurang maksimal.

Salah satunya yaitu mengganggu kestabilan kelembaban udara, serta menyebabkan timbulnya jamur pada dinding maupun sudut ruangan.

Karena filter AC rentan ditumpuki debu, maka perlu dilakukan pembersihan atau bahkan penggantian jika ia sudah benar-benar kotor.

Dampak Buruk Tidak Cuci AC Terhadap Performanya

Secara umum, dampak buruk yang ditimbulkan dari jarang cuci AC atau bahkan tidak pernah cuci AC adalah terjadi penumpukan debu.

Adapun berbagai masalah yang muncul akibat tumpukan debu ini antara lain:

  • AC jadi tidak dingin karena aliran anginnya tertutup debu
  • AC cenderung lebih cepat rusak
  • Kinerja AC menjadi lebih berat
  • Lebih boros penggunaan listrik
  • Filter AC jadi kotor dan berpotensi sebagai sumber penyakit berbahaya
  • AC berpotensi menjadi bocor karena tersumbat lendir di bagian pembuangannya
  • AC mengeluarkan bau tak sedap karena pengendapan kotoran di bagian filternya
  • Evaporator berpotensi ditumbuhi jamur dan membuat kinerja AC terganggu

Maka dari itu, sangat dianjurkan untuk melakukan cuci AC minimal 3 bulan sekali agar performa kinerja AC Anda tetap terjaga.

Hal yang Terjadi Ketika Malas Cuci AC

Pada dasarnya, AC memang dianjurkan untuk rutin dicuci atau dibersihkan. Jika hal ini jarang atau tidak pernah dilakukan, maka yang terjadi yaitu:

  • AC akan dipaksa bekerja lebih keras demi mencapai suhu yang dikehendaki. Ini jelas akan berdampak pada konsumsi listrik Anda yang semakin besar. Kemungkinan akan mencapai titik 5% sampai 15%. Jadi tak heran kalau tiba-tiba tagihan listrik Anda membengkak.
  • Apabila dibiarkan terlalu lama, maka risiko kerusakan komponen akan semakin besar sehingga usia AC rumah Anda menjadi pendek.
  • Menggunakan AC yang jarang dicuci, kemungkinan Anda akan mendapati masalah AC kurang dingin, berisik, dan ada kebocoran yang membuat lantai basah.
  • AC yang kotor berpeluang besar ditumpuki jamur dan kotoran. Jika udara yang dihembuskan AC sudah mengandung jamur dan kotoran, maka tentu saja itu bisa berdampak buruk bahkan mengancam kesehatan Anda.

Tanda AC yang Sudah Harus Dicuci

Umumnya ada beberapa indikasi yang bisa dijadikan acuan kapan suatu AC sudah harus dicuci, yaitu sebagai berikut:

1. Timbul hawa panas dari AC

Keluarnya hawa panas dari AC tentu saja merupakan kelainan yang harus segera diatasi, mengingat fungsi AC yang pada dasarnya menyejukkan ruangan.

Jika mendapati masalah ini, segeralah panggil jasa cuci AC. Sebab hal ini terjadi karena indikasi bahwa AC Anda kemungkinan dalam keadaan kotor.

2. Perputaran udara kurang maksimal

Kurang maksimalnya perputaran udara di AC juga merupakan tanda bahwa AC Anda sudah waktunya dicuci.

Kemungkinan penyebabnya adalah kerusakan di bagian kompresor, gangguan pada pipa, atau mungkin ada sumbatan kotoran di salurannya.

Apabila mengalami hal ini, sangat dianjurkan untuk menghubungi jasa servis AC untuk mencuci bagian yang kotor.

3. Timbulnya bau tak sedap

Indikasi lain yang menandakan bahwa AC sudah harus dicuci adalah munculnya bau tak sedap dari AC ketika dinyalakan.

Seperti yang kita tahu bahwa udara yang seharusnya keluar dari AC itu tidak berbau dan cenderung segar.

Apabila bau yang muncul berbau tengik, maka kemungkinan ada jamur di bagian filter atau pada komponen lain di unit pendinginnya.

Sedangkan jika baunya semacam bau terbakar, bisa jadi ada komponen yang rusak sehingga memunculkan bau tersebut.

AC yang mengeluarkan bau tak sedap dan dibiarkan lama begitu saja, maka dapat mengganggu sistem pernapasan Anda. Parahnya lagi jika hal ini terjadi pada anak kecil atau lansia.

Pentingnya Mencuci AC

Setidaknya ada beberapa alasan mengapa sangat penting dilakukan tindakan cuci AC, yaitu sebagai berikut:

1. Menjaga udara selalu bersih dan sehat

Alasan terpenting mengapa AC perlu rutin dicuci adalah menjaga kualitas udara di dalam ruangan agar senantiasa bersih, sehat, dan tetap dingin.

Seperti yang kita ketahui bahwa pada beberapa jenis AC telah dilengkapi fitur memperbaiki kualitas udara di ruangan.

Nah, dalam hal ini kegiatan cuci AC dapat membantu memperbaiki dan mengembalikan fungsi filter udara di dalam ruangan agar kualitasnya tetap terjaga.

2. Memperpanjang usia pemakaian

Tentunya Anda tak ingin bukan jika punya AC tapi gampang rusak. Itu jelas akan menguras banyak uang cuma untuk biaya perbaikan.

Agar pengeluaran biaya dapat ditekan, maka penting untuk membuat penjadwalan cuci AC secara rutin minimal enam bulan sekali.

3. Meminimalisir penggunaan listrik

AC yang salah satu komponennya rusak ternyata juga berpotensi membengkakkan tagihan listrik rumah atau kantor Anda.

Apabila hal ini terjadi, maka dapat disimpulkan bahwa memang AC sedang bermasalah. Solusinya adalah dengan memanggil jasa cuci AC guna menyelesaikan gangguan tersebut.

4. Menghindarkan dari kebocoran AC

Evaporator AC yang kotor tentu saja dapat memicu timbulnya jamur dan lumut. Ini patut diwaspadai karena bisa berpotensi menutupi saluran pembuangan AC.

Jika saluran AC sudah tersumbat, maka tinggal menunggu waktu saja hingga terjadi kebocoran. Untuk itu, sangat perlu dilakukan tindakan pencucian agar terhindar dari risiko kebocoran AC.

5. Menjaga AC tetap dingin

Pada dasarnya, fungsi AC memang untuk mendinginkan ruangan. Namun ketika debu dan kotoran menumpuk di filter, membuat penyaring udara tak lagi dapat berfungsi optimal.

Bahkan tumpukan kotoran tersebut mulai jatuh dan menempel di pipa Evaporator. Akibatnya udara dingin yang ada tak dapat tersebar maksimal oleh Fan atau kipas.

Inilah yang jadi penyebab mengapa ruangan Anda terkadang masih terasa panas meskipun sudah mengatur AC pada suhu rendah.

Penyakit yang Timbul Akibat Malas Cuci AC

Apabila Anda termasuk orang yang jarang atau bahkan tidak pernah cuci AC, maka perlu diwaspadai. Ada berbagai macam masalah kesehatan yang bisa saja datang mengintai, diantaranya yaitu:

1. Masalah pernapasan dan gangguan paru-paru

Jarangnya AC dibersihkan maka dapat membuat debu dan kotoran menumpuk. Khususnya di bagian filter AC yang memang fungsinya menyaring udara agar tetap bersih.

AC yang kotor dan dipenuhi jamur tentu saja akan menghasilkan udara yang tidak sehat. Ini jelas sangat berdampak buruk bagi kesehatan pernapasan. Bahkan untuk jangka panjang bisa menimbulkan radang paru-paru.

2. Menyebabkan alergi

Risiko yang juga paling sering ditemukan karena jarangnya AC dicuci adalah timbulnya alergi. Biasanya berupa bersin-bersin, batuk, radang tenggorokan, dan sebagainya.

Untuk itu, usahakan agar rutin melakukan cuci AC agar terhindar dari masalah kesehatan semacam ini.

3. Timbulnya sakit kepala

Terus menerus menghirup udara yang kotor dan tidak sehat akan membuatmu berisiko terkena sakit kepala.

Bahkan jika dibiarkan akan berubah jadi semakin berat , bahkan bisa menghambatmu menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang dan lancar.

4. Mengalami susah tidur

AC yang kotor jelas membuat komponen di dalamnya bekerja lebih keras dari biasanya. Tak jarang karena saking bekerja kerasnya, ia sampai mengeluarkan suara bising.

Saat kebisingan ini semakin keras, maka akan membuat Anda jadi susah tidur karena adanya suara berisik.

Apabila terlalu lama dibiarkan, tentu ini akan memunculkan beberapa permasalahan lain seperti tekanan darah tinggi, gelisah, dan sejenisnya.

5. Terkena penyakit Legionaires

Bagi yang belum tahu, Legionaires merupakan sejenis penyakit Pnuemonia yang disebabkan oleh bakteri Legionella Pneumopie yang berkumpul di AC kotor.

Indikasi terkena penyakit ini yaitu mengalami cepat lelah, badan nyeri, sakit kepala, batuk, dan bahkan demam tinggi.

Maka dari itu, pastikan untuk selalu mencuci AC secara rutin agar terhindar dari penyakit saluran pernapasan ini.

6. Kulit menjadi kering

Menggunakan AC terlalu lama ternyata juga dapat membuat permukaan kulit jadi kering dan mempercepat timbulnya tanda-tanda penuaan dini.

Belum lagi jika udara yang dihasilkan AC mengandung banyak kotoran dan bakteri, tentu saja akan semakin memperburuk keadaan kulit Anda.

Penyebab AC Bocor Setelah Dicuci

Untuk beberapa kasus, kadang masih ada juga yang mengalami AC bocor meskipun sudah rutin dicuci. Jika menemukan hal semacam ini, maka kemungkinan penyebabnya yaitu:

1. Terdapat kesalahan saat instalasi AC

Ketika menyewa jasa cuci AC, mereka tentu harus melepas dan merangkai ulang komponen AC setelah dibersihkan.

Meskipun memang mereka sudah ahli, namun tak jarang ada kesalahan minor yang ternyata berdampak besar ke AC. Salah satunya adalah terjadi kebocoran setelah pencucian AC.

2. Terjadi kebocoran di pipa Suction

Alasan lain yang bisa jadi penyebab kebocoran AC adalah bocornya pipa Suction-nya. Pipa ini umumnya digunakan untuk mengendalikan udara dingin dari kompresor AC.

Pipa tembaga ini memiliki kemungkinan mengalami kondensasi karena perbedaan suhu dingin dengan ruangan yang kurang lebihnya 10 derajat Celcius.

Guna menghindari kebocoran akibat perbedaan suhu, maka dianjurkan untuk membungkus pipa Suction dengan busa atau Armaflex.

Tetapi Armaflex juga dapat menjadi sumber kebocoran karena rusak atau tak terpasang dengan baik. Solusinya yaitu dengan mengganti Armaflex yang rusak dengan baru.

3. Kurangnya gas Freon

Penyebab lain yang masuk akal adalah kurangnya Freon pada AC. Biasanya masalah ini timbul dibarengi dengan tidak keluarnya angin pada AC.

Ini terjadi akibat kebocoran gas Refrigerant atau takaran yang ada di bawah 50 psi. Sehingga membuat proses pendinginan AC kurang maksimal dan muncul bunga es di bagian Evaporator.

Alur Pemesanan Jasa Cuci AC

Bagi Anda yang ingin memesan layanan jasa cuci AC namun bingung bagaimana caranya, silahkan disimak langkah-langkahnya berikut ini.

1. Hubungi penyedia jasa

Langkah awal yang harus dilakukan tentu saja menghubungi penyedia layanan jasa cuci AC tersebut. Biasanya dalam tahapan ini Anda harus mengonsultasikan beberapa hal seperti:

  • Permasalahan apa saja yang timbul pada AC Anda
  • Berapa biaya cuci AC yang ditawarkan
  • Adakah layanan konsultasi gratis setelah menggunakan layanannya
  • Kapan jadwal waktu pengerjaannya
  • Apakah teknisi yang mengerjakan sudah ahli dan berpengalaman
  • Pembayarannya secara tunai atau via transfer
  • Apakah penyedia layanan tersebut menyediakan garansi

Jika beberapa poin tersebut sudah Anda konsultasikan dan fix, maka saatnya ke tahap selanjutnya yaitu menunggu teknisinya datang ke rumah.

2. Teknisi mencuci AC Anda

Dalam hal ini Anda hanya perlu menemani teknisi tersebut. Pastikan untuk mengawasi bagaimana kinerjanya. Dari sini pula Anda bisa menilai apakah ia orang yang ahli atau justru pemula yang baru belajar.

Ketika teknisi sedang mengerjakan AC, Anda juga bisa berkonsultasi langsung atau menanyakan seputar tips-tips bagaimana merawat AC dan apa yang dapat membuat AC cepat rusak.

Guna meminimalisir hal yang tak diinginkan, pastikan untuk tidak meninggalkannya bekerja sendiri tanpa ada pengawasan dari Anda.

Apabila AC Anda telah diperbaiki, maka Anda bisa langsung ke tahapan selanjutnya yaitu pembayaran.

3. Lakukan pembayaran

Terkait masalah pembayarannya, bisa dilakukan sesuai kesepakatan awal. Bisa secara tunai atau melalui transfer bank.

Pastikan juga nominal yang Anda transfer sesuai dengan yang telah disepakati. Apabila teknisi minta dibayar tunai dan nominalnya lebih besar, maka segera telepon ke pihak penyedia layanannya.

Penutup

Kira-kira seperti itulah penjelasan lengkap dari kami terkait fakta cuci AC dan seberapa pentingkah ia dilakukan. Kami berharap, semoga pemaparan seputar tentang Service AC ini bisa jadi tambahan wawasan untuk Anda sekalian. Terima kasih!